MAMUJU, KORMI SULBAR — Olahraga masyarakat bukan sekadar wadah berkompetisi dan meraih prestasi. Lebih dari itu, olahraga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, menjaga kebugaran, serta menghidupkan kembali berbagai permainan dan olahraga tradisional yang menjadi bagian kekayaan budaya daerah.
Semangat tersebut mengemuka dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulawesi Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Marasa Corner, Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Sabtu (22/8/2026).
Mengusung tema “Menguatkan Olahraga Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Menuju Sulawesi Barat Sehat, Bugar, dan Gembira”, Musprov KORMI Sulbar ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 22–23 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri secara virtual via Zoom Meeting oleh Ketua KORMI Nasional, Adil Hakim, bersama jajaran pengurus KORMI Nasional.
Hadir secara langsung mantan Sekprov Sulbar sekaligus Ketua KORMI Sulbar masa bakti 2022–2026, Dr. Muhammad Idris, DP., M.Si.; Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Khalil Gibran, S.H.; serta Plt. Ketua KORMI Sulbar, Safaruddin, S.DM., yang juga menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat.
Turut hadir pengurus KORMI kabupaten se-Sulawesi Barat, perwakilan Polda Sulbar, Korem 142/Tatag, serta jajaran pemangku kepentingan lainnya.
Mewakili Gubernur Sulawesi Barat, Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, SE., M.Si., hadir sekaligus membuka Musprov KORMI Sulbar Tahun 2026 secara resmi.
Dalam laporan panitia pelaksana, Naskah M. Nabhan menyampaikan bahwa Musprov ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan serta AD/ART KORMI Provinsi Sulawesi Barat. Agenda utamanya adalah memilih Ketua Umum KORMI Sulbar masa bakti 2026–2030, dengan pendanaan yang bersumber dari hibah APBD Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Ketua KORMI Sulbar periode 2022–2026, Muhammad Idris, dalam sambutannya menekankan bahwa keberhasilan KORMI tidak semata-mata diukur dari banyaknya ajang olahraga yang diselenggarakan. Menurutnya, indikator utama KORMI adalah seberapa besar animo dan kesadaran masyarakat untuk aktif berolahraga.
“Indikator capaian KORMI bukan seberapa banyak event yang dilaksanakan, melainkan seberapa besar animo masyarakat untuk berolahraga. Itu salah satu tujuan utama KORMI,” tegas Idris.
Ia juga memaparkan sejumlah catatan evaluasi untuk kepengurusan berikutnya. Saat ini, Kabupaten Mamuju dan Pasangkayu belum membentuk kepengurusan KORMI. Adapun secara keseluruhan, sudah ada 74 induk organisasi olahraga yang bernaung di bawah KORMI Sulawesi Barat.
Idris menyoroti pentingnya promosi olahraga tradisional khas Sulbar, seperti redi papan, agar kian dikenal dan berkembang dalam ekosistem olahraga masyarakat. Selain itu, ia mengapresiasi cabang Taekwondo yang dinilai konsisten menyumbang prestasi bagi Sulawesi Barat.
Sementara itu, Plt. Ketua KORMI Sulbar, Safaruddin, menyampaikan bahwa dirinya telah menjalankan tugas penanganan organisasi selama kurang lebih dua bulan demi menjamin kelancaran jalannya Musprov.
Safaruddin berharap kepengurusan baru mampu membawa KORMI Sulbar semakin solid dan berdampak luas.
“Saya berharap KORMI memiliki masa depan yang cerah. Semoga lembaga ini menjadi wadah bagi seluruh pegiat dan cabang olahraga untuk mengharumkan nama Sulawesi Barat di kancah nasional,” tutur Safaruddin.
Ia pun berpesan agar Ketua KORMI terpilih kelak langsung mengonsolidasikan program kerja yang terarah bersama seluruh pengurus.
Dari KORMI Nasional, Adil Hakim berpesan agar ketua terpilih periode 2026–2030 mampu menjaga nama baik daerah dan memajukan cabang-cabang olahraga masyarakat. Adil menegaskan bahwa olahraga masyarakat memiliki fungsi sosial yang penting untuk mempererat silaturahmi.
Pada kesempatan tersebut, Adil juga memperkenalkan GELORA (gelorakormi.id), sebuah platform digital olahraga masyarakat Indonesia. Platform ini dirancang untuk memudahkan publik mencari ajang olahraga, bergabung dengan komunitas, serta memantau pergerakan gaya hidup sehat di seluruh Indonesia.
Mewakili Gubernur Sulbar, Bau Akram Dai menegaskan komitmen Pemprov Sulbar untuk terus mendukung program-program KORMI ke depan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan pribadi, kami mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Musprov KORMI Sulbar 2026. Pemprov akan terus mendorong dan memberikan dukungan penuh terhadap program kerja pengurus baru,” ujar Bau Akram.
Melalui Musprov ini, KORMI Sulawesi Barat diharapkan tidak sekadar menetapkan nahkoda baru, tetapi juga memperkuat komitmen bersama: mewujudkan masyarakat Sulbar yang sehat, bugar, gembira, dan berakar pada kearifan lokal. (so/*)

